Walaupun telat....
Lewat blog ini, gw mau ucapin selamat buat kakak-kakak kelas 12 gw yang udah lulus bersama-sama 1 angkatan..
Wow... Sungguh itu moment yang indah, karena gw udah pernah merasakan setahun yang lalu, di kelas 9 :o)
Kemaren (senin) siang di sekolah, dari aula gw bisa mendengar bertapa bahagianya kakak-kakak kelas gw saat mereka menerima pengumuman kelulusan..
Suasana aula yang tadinya tenang menjadi gaduh karena teriakan bahagia mereka dan hentakan kaki mereka...
"yeaa... gw lulus..", "aaaa....", "horee...", "Thanks God..."....
semua kata bergabung menjadi satu di udara...
Waktu mendengar itu hati gw tersentuh, gw ikut bahagia, dari kelas gw hanya bertepuk tangan pelan... Selamat ya kakak... :D
Malam ini, seperti biasa gw melakukan aktifitas rutin gw, mengecek facebook.
Iseng-iseng gw melihat profil seorang kakak kelas yang gw kenal, kak Acha namanya :)
Gw melihat wallnya dipenuhi ucapan selamat, beberapa temannya juga menyatakan perasaan bahagia mereka pada wall Kak Acha..
Gw sempat membayangkan wajah-wajah bahagia mereka saat menerima surat pernyataan lulus..
Mereka terlihat bahagia, sangkin bahagianya tak sedikit dari mereka yang menangis terharu karena perjuangan mereka tidak sia-sia...
Gw juga mencoba membayangkan, saat kelulusan angkatan gw nanti..
Gw menemukan ada 2 kemungkinan yang akan terjadi sama gw,
saat gw menerima pernyataan lulus
Gw gak tau, apa yang akan terjadi sama gw, apakah gw ketawa bahagia atau menangis sedih, karena masa SMA gw udah berakhir... :o)
Kadang gw berharap agar masa SMA ini cepat berlalu,,
gw merasa masa SMP dan SMA gw gak ada bedanya...
ini juga merupakan salah satu kebodohan gw.
Gw mau merasakan kebebasan, gw bisa melakukan apa saja yang gw mau, gw bisa punya waktu luang lebih banyak. Dan yang lebih utama, gw bisa merasakan bagai mara rasanya menjadi seseorang yang dewasa, dengan emosional yang udah matang dengan pengalaman-pengalaman hidup yang tak terduga.
Tapi dilain sisi,, kapan lagi gw bisa merasakan pengalaman seperti ini??
Kesekolah dengan seragam dan buku yang banyak, gak lupa kotak bekal yang diisi dengan menu yang cenderung sama. Disuguhi berderet peraturan tertulis, bertemu dengan teman-teman disuatu tempat yang sama... Jatuh hati dengan beberapa teman satu angkatan, bergosip saat pelajaran Trigonometri, tidur di kelas saat pelajaran Geografi, menghabiskan waktu 1 jam pelajaran untuk mengerjakan 2 soal Fisika di kelas,mengamati teman-teman yang lewat di depan kelas, menikmati latihan drama Ande-ande Lumut saat pelajaran Bahasa Indonesia, ngupil disaat-saat genting di balik sapu tangan, membicarakan seseorang yang kita suka saat ada waktu luang... Hihihi...
Gw jadi malu sendiri mengakui dosa-dosa gw di atas ini :D hehehe....
Gw yakin, beberapa lama setelah gw menulis post ini, saat gw membacanya kembali...
Gw akan tertawa mengingat bertapa gila, aneh dan uniknya gw saat SMA dulu....
Atau sebaliknya gw akan menangis(?terharu atau sedihkah?) ingin kembali kemasa SMA ini???
:D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D :D
Listen
Latihan Animal Farm hari itu sama melelahkannya dengan hari-hari sebelumnya...
Aku tak sabar menunggu hari esok.
Seperti biasa Feelle, aku pulang dengan angkutan umum hijau bercorak garis kuning melintang. Kaca belakang angkutan itu bertuliskan BSD-Ciputat. Sore itu aku pulang sendiri, biasanya aku bersama teman-temanku, Listia dan Dona. Jika pulang bersama, biasanya kami berbincang-bincang dan bercanda. Apalagi aku dan Dona, kami bisa terlihat sangat konyol di angkot, sehingga beberapa mata tertuju pada kami, tapi kami tak peduli.
Dengan tersirat kami mengatakan...
"ya...inilah kami..." :D
Tapi sore itu sangat berbeda.
Aku hanya duduk diam membisu, menunggu saat yang tepat berkata "kiri bang".
Dari pada merasa jenuh, aku melamun saja.
Tetapi tiba-tiba lamunanku pecah oleh sentakan angkot yang berhenti..
Sial...!!
Tapi sudahlah, memang seperti itu resiko jika melamun di atas angkot.
Ternyata akutan ini menyambut 3 orang siswa. 2 gadis berkerudung putih, satu anak cowo gembul.
Selagi akutan masih menunggu penumpang. Salah seorang gadis ber-rok abu-abu, panjang melambai-lambai
Ku kira ia melambai pada diriku,, ternyata pada seorang cowo di balik kaca angkot, tepatnya di belakangku...
*untung aku tidak membalas lambaiannya....*
Hmmm...
Aku rasa cowo itu pacar gadis itu.
Cowo itu tersenyum manis pada gadis itu melambai dan tertawa, sementara itu gadis yang lain yang ber-rok hitam, panjang sedang asik melihat HP si cowo gembul. Aku heran tidak ada percakapan diantara mereka. Mereka hanya saling memandang satu dengan lain, tersenyum lalu tertawa. Begitu juga dengan gadis ber-rok abu-abu dan pacarnya.
Setelah beberapa lama, cowo di balik jendela itu pergi ke gang seberang.
Seolah-olah menunggu percakapan mereka selesai, angkotpun berjalan perlahan.
Sepanjang jalan mereka tidak mengeluarkan satu katapun, suara yang terdengar dari mereka hanya gelak tawa. Mereka banyak menggunakan gerak tangan, jari dan mimik
Oh.. Aku baru menyadari ternyata mereka bisu... ('o')
Tapi mereka terlihat bahagia. Aku terus memperhatikan mereka, seolah-olah sekarang akulah yang bisu, karena aku bingung harus berkata apa.
Gadis ber-rok abu-abu itu mengalihkan pandangan matanya ke mataku dan tersenyum, aku membalas dengan senyuman pula. Mimik wajahnya seolah-olah berkata "Hai..." atau "Tersenyumlah...".
Entah kenapa, aku bahagia melihat keakraban mereka bertiga. Mungkin, kalau cowo di balik jendela tadi ikut serta, aku akan semakin penasaran melihat mereka :o)
Aku heran, mereka sangat menikmati percakapan tersirat mereka, aku penasaran apa yang mereka tertawakan.
Seolah-olah ingin menjawab pertanyaan yang ada dalam pikiranku, gadis ber-rok abu-abu itu menatapku dan tersenyum lagi...
Mungkin ia ingin menyampaikan "ya... inilah kami..."
Aku tidak tahu kemana tujuan mereka, sampai aku berhenti di tujuanku, mereka masih duduk manis, bercerita, bersenda gurau.
Perjalanan ke rumah aku lanjutkan dengan berjalan kaki.
Sambil mengingat kejadian tadi. Sungguh, baru pertama kalinya aku menyaksikan yang seperti itu.
Sungguh citra Allah sangatlah unik....
Aku lebih beruntung dari mereka, tetapi kelihatannya mereka lebih beruntung dari pada aku....
Ah... Semua orang di bumi ini adalah orang yang beruntung...
Tidak ada yang namanya kesialan..
"Kesialan hanya diucapkan oleh orang yang malas dan sulit bersyukur ;o)"
Aku tak sabar menunggu hari esok.
Seperti biasa Feelle, aku pulang dengan angkutan umum hijau bercorak garis kuning melintang. Kaca belakang angkutan itu bertuliskan BSD-Ciputat. Sore itu aku pulang sendiri, biasanya aku bersama teman-temanku, Listia dan Dona. Jika pulang bersama, biasanya kami berbincang-bincang dan bercanda. Apalagi aku dan Dona, kami bisa terlihat sangat konyol di angkot, sehingga beberapa mata tertuju pada kami, tapi kami tak peduli.
Dengan tersirat kami mengatakan...
"ya...inilah kami..." :D
Tapi sore itu sangat berbeda.
Aku hanya duduk diam membisu, menunggu saat yang tepat berkata "kiri bang".
Dari pada merasa jenuh, aku melamun saja.
Tetapi tiba-tiba lamunanku pecah oleh sentakan angkot yang berhenti..
Sial...!!
Tapi sudahlah, memang seperti itu resiko jika melamun di atas angkot.
Ternyata akutan ini menyambut 3 orang siswa. 2 gadis berkerudung putih, satu anak cowo gembul.
Selagi akutan masih menunggu penumpang. Salah seorang gadis ber-rok abu-abu, panjang melambai-lambai
Ku kira ia melambai pada diriku,, ternyata pada seorang cowo di balik kaca angkot, tepatnya di belakangku...
*untung aku tidak membalas lambaiannya....*
Hmmm...
Aku rasa cowo itu pacar gadis itu.
Cowo itu tersenyum manis pada gadis itu melambai dan tertawa, sementara itu gadis yang lain yang ber-rok hitam, panjang sedang asik melihat HP si cowo gembul. Aku heran tidak ada percakapan diantara mereka. Mereka hanya saling memandang satu dengan lain, tersenyum lalu tertawa. Begitu juga dengan gadis ber-rok abu-abu dan pacarnya.
Setelah beberapa lama, cowo di balik jendela itu pergi ke gang seberang.
Seolah-olah menunggu percakapan mereka selesai, angkotpun berjalan perlahan.
Sepanjang jalan mereka tidak mengeluarkan satu katapun, suara yang terdengar dari mereka hanya gelak tawa. Mereka banyak menggunakan gerak tangan, jari dan mimik
Oh.. Aku baru menyadari ternyata mereka bisu... ('o')
Tapi mereka terlihat bahagia. Aku terus memperhatikan mereka, seolah-olah sekarang akulah yang bisu, karena aku bingung harus berkata apa.
Gadis ber-rok abu-abu itu mengalihkan pandangan matanya ke mataku dan tersenyum, aku membalas dengan senyuman pula. Mimik wajahnya seolah-olah berkata "Hai..." atau "Tersenyumlah...".
Entah kenapa, aku bahagia melihat keakraban mereka bertiga. Mungkin, kalau cowo di balik jendela tadi ikut serta, aku akan semakin penasaran melihat mereka :o)
Aku heran, mereka sangat menikmati percakapan tersirat mereka, aku penasaran apa yang mereka tertawakan.
Seolah-olah ingin menjawab pertanyaan yang ada dalam pikiranku, gadis ber-rok abu-abu itu menatapku dan tersenyum lagi...
Mungkin ia ingin menyampaikan "ya... inilah kami..."
Aku tidak tahu kemana tujuan mereka, sampai aku berhenti di tujuanku, mereka masih duduk manis, bercerita, bersenda gurau.
Perjalanan ke rumah aku lanjutkan dengan berjalan kaki.
Sambil mengingat kejadian tadi. Sungguh, baru pertama kalinya aku menyaksikan yang seperti itu.
Sungguh citra Allah sangatlah unik....
Aku lebih beruntung dari mereka, tetapi kelihatannya mereka lebih beruntung dari pada aku....
Ah... Semua orang di bumi ini adalah orang yang beruntung...
Tidak ada yang namanya kesialan..
"Kesialan hanya diucapkan oleh orang yang malas dan sulit bersyukur ;o)"
Bumi adalah Panggung Teater terbesar dimana kamu tidak perlu menyiapkan scenario, properti dan latarnya. Kamu tidak perlu mencari siapa pemeran utamanya, karena kamulah pemeran utamanya" ~Debby Erli~
Kalo gw ngeliat judul post gw yang satu ini, gw cuma bisa senyum-senyum sendiri sambil membayangkan kejadian selama latihan 2 minggu, show 3 hari dan ending show semalam :)
Kalau gw diberi kesempatan untuk memutar waktu, gw mau puter waktu itu ke 2 minggu yang lalu... Gw mau nikmatin semua moment selama 2 minggu itu.
Gw dan beberapa anak dari SMP dan SMA terpilih sebagai Extras untuk penampilan Animal Farm, kita baru latihan 2 minggu yang lalu di Auditorium Santa Ursula BSD. Gw inget, betapa bahagianya gw waktu hari pertama latihan, gw bisa keluar kelas, ga mengikuti beberapa pelajaran, bawaan gw di tas lebih ringan, sementara anak-anak lain sedang bersusah payah di dalam sana gw bisa bersenang-senang sama temen-temen baru gw :)
Tapi dibalik setiap kebahagiaan ada ketidak bahagiaan juga. Kadang-kadang gw merasa jenuh, karena kita gak terlalu sering latihan, kita hanya duduk diam menonton anak-anak yang latihan.
Dalam perkumpulan juga belum tentu ada kecocokan, kadang-kadang gw merasa risih dengan tingkah laku beberapa anak yang baru gw kenal, di mata gw mereka itu sok kenal, sok deket, pengganggu, freak. Gw inget banget, waktu lagi nonton para pemeran utama latihan, gw duduk di sebelah adek kelas gw... Gw lagi jenuh karena gak ngapa-ngapain. Dia kerjaannya ngeluh terus sampe-sampe gw jadi capek hati dan pindah tempat duduk deretan atas. Dengan polosnya dia nanya ke gw... "kak, kok pindah?", walaupun gw kesel, tapi gw gak tegaan bilang langsung ke dia, jadi gw pura-pura aja bilang, kalo duduk di bawah gak keliatan. Seolah-olah dia tau apa yang gw pikirin, dia gak percaya sama jawaban gw dia nanya ke Nene, tapi Nene juga gak tau, trus diapun diem. Gw merasa bersalah udah kayak gitu, tapi gw juga butuh ketenangan.
Setelah merasa tenang, gw kembali duduk di sebelahnya ;o).
Gw merasa jahat banget waktu gw nganggep mereka seperti itu, untungnya lama-kelamaan gw bisa nerima mereka, ternyata mereka asik-asik :D
Nyesel banget gw rasanya, nyia-nyiain beberapa moment ;o)
Itu baru kenangan kecil yang gw dapet selama 2 minggu hingga tadi malam, masih banyak sebenarnya kenangan yang ada di dalam pikiran gw, tapi gw gak bisa ngungkapin semuanya ;o) dan ada beberapa kenangan gw sama Jelly yang belum mau gw ceritain, hihihi.... (o^.^o)
Dalam cerita Animal Farm yang asli, kisah ini berakhir Sad Ending, karena hewan-hewan dalam peternakan tersebut bubar, karena mereka saling menindas dan berebut...
Tapi dalam kisah Animal Farm di Auditorium Santa Ursula, kisah ini berakhir bahagia... ;o)
Suasana semalam berbeda banget dari malam-malam sebelumnya...
Suasana terasa sangat mengharukan, setiap anak saling berpelukan dengan teman-temannya. Awalnya gw ga merasakan apa-apa, padahal adek-adek kelas gw udah pada nangis waktu gw pelukin, gw belum merasakan getaran hati. Tapi.... Waktu gw meluk ade kelas gw yang pernah gw jauhin, hati gw langsung tergerak, gw merasakan rasa bahagia, sedih, dan kecewa, perlahan-lahan air mata mengalir dari mata kanan gw disusul mata kiri gw, mulut gw mau bilang kata maaf. tapi gak bisa bergerak, gw cukup mengelus kepalanya saja dan gw merasa lega, gw bisa lepas, gw bisa nangis begitu pula yang gw rasain waktu meluk beberapa temen-temen yang lain....
Begitu juga dengan kakak-kakaknya, gw gak inget jelas wajah-wajah mereka, siapa aja yang gw peluk, salaman, pokoknya ada satu kakak yang bilang ke gw
"tahun depan kamu harus jadi pemain utaman ya"
Gw pegang janji si kakak, walaupun gw gak tau pastinya kapan ada drama musical lagi, gw akan terus mencoba :D
I Lover Theater :D
Waktu gw untuk belajar di SMA Santa Ursula cuma 3 tahun, kalo di hitung dari hari ini aja, yang tersisa tinggal 2 tahun 2 bulan (T~T)
Apakah gw masih akan berharap masa-masa kelas 10 gw cepat berakhir? ;o)
Gw rasa ia.... ;o)
"Because Show Must Go On"
Satu ungkapan hati yang mau gw luapin adalah...
GW BAHAGIA BANGET HARI INI..... :D
Tetapi kebahagiaan ini bukan kebahagiaan yang biasa gw alami
Gw ga bahagia karena dapet nilai bagus
(karena gw baru aja dapet nilai 24 untuk pelajaran Kimia :D)
Gw ga bahagia karena gw baru dibeliin HP baru,keyboard baru ataupun uang jajan tambahan
(karena gw harus maklum, ini sekarang masih bulan muda dan nyokap-bokap gw lagi pelit-pelitnya :D)
Gw ga bahagia karena gw bisa hang out sesuka gw
(karena gw lagi sibuk dan ga ada duit :D)
Tapi gw bahagia karena akhirnya gw bisa menikmati kesibukan gw,
kesibukan yang ga biasa dan gw rasa ini kesibukan yang selama ini gw cari-cari :D
Yap...
Gw dan beberapa temen-temen sekolah gw lagi sibuk-sibuknya latihan untuk persiapan Operet Animal Farm :)
Akhirnya tiba saatnya bagi gw dan 2 sohib gw di Teater ini (Nerisa dan Dona) mendapat apa yang selama ini kita impi-impikan, :)
Bermain peran dalam Animal Farm :D
Semua ini berawal dari suatu audisi panjang selama 1 minggu :)
Banyak anak-anak yang mengajukan diri untuk ikut audisi itu, hampir 1/2 SMA ikut serta..
Awalnya gw ga mau ikut sama sekali, karena gw tau audisi kayak gitu motong jam belajar di sekolah N nguras energi. Tetapi pendaftaran berikutnya.. Gw ikut, gw ga mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini gitu aja, ini saatnya gw mengolah bakat akting gw :D
Perjuangan, canda-tawa, nervous, kita jalani bersama.
Gw, Yuyud (yudis),Nene (nerisa) dan Dona(alias Frans :P).
Kita latihan dance bersama dan bernyanyi untuk audisi vocal.
Sampe akhirnya kita lihat di pengumuman akhir..
Di daftar Teater,
Nama kita ga tercantum.
Daftar vocal,
ga ada 4 nama itu
Daftar dance?
Gw ga mau liat, gw udah tau sejak audisi dance gw ngaco abis...
Jujur aja kita kecewa..
Tapi mau gimana lagi, akhirnya kita terima aja...
Waktu berjalan sebulan-dua bulan..
Hingga pada suatu hari, saat hari pertama masuk sekolah setelah libur UAN,
ada nama 13 anak yang di panggil Ibu Erijani, termasuk gw,nerisa,dona dan yudis
Kita berempat ngumpul dan ngobrol, kita mulai agak curiga, kayaknya yang di panggil itu anak-anak yang pernah ikut audisi Animal Farm, kita udah ngarep aja, tapi tetap stay cool di depan Bu Eri :D
Ternyata harapan kita ga sia-sia, kita ber13 diminta kesediaannya untuk menjadi pemain Ekstras dalam Animal Farm. Dari 13 hanya 7 yang bersedia, termasuk gw, Nerisa dan Dona. Yudis ga mau ikut karena jadwal latihan AF bentrok dengan jadwal lesnya.
Disinilah awal perjalanan kita sebagai pemain figuran Animal Farm.
Awalnya gw agak kecewa, gw jadi crew kostum yang sok sibuk yang cuma lewat di tarian opening aja,
begitu juga yang gw liat dari beberapa temen-temen Ekstras dari SMP dan SMA yang lainnya :|
Nerisa hampir ngundurin diri karena cuma jadi crew yang mengangkat kotak jerami..
Kita berusaha menghibur diri kita, kalau ini baru permulaan aja...
Ternyata benar! Walaupun kita cuma figuran, ternyata kita pemegang kunci sebagai penghidup suasana panggung, tanpa kita, dialog pemeran-pemeran utama terasa hambar :)
Gw dan temen-temen gw suka jadi figuran :D
Lumayan, gak banyak dialog, gak perlu susah-susah, bisa santai, dan lumayan eksist :D
Hari ini adalah hari keempat dari kesibukan gw dan gw sangat menikmati itu :D
Gw belajar banyak hal selama 4 hari ini
belajar rendah hati, berani mencoba dan mau menerimanya, berlajar berteater yang baik, menilai kekurangan dalam teater, bertemu teman-teman baru yang kebanyakan adalah anak-anak SMP :D, bertemu dengan 4 Sekawan dalam perjalanan pulang :D
Gw udah tau jiwa gw dimana sekarang,
jiwa gw di teater, akting, musik, film, cerita dan jadi crew :D
Tapi,, apapun kesibukan itu, gw merasa bangga kalau gw bisa menjalani dan menikmatinya :D
GW BAHAGIA BANGET HARI INI..... :D
Tetapi kebahagiaan ini bukan kebahagiaan yang biasa gw alami
Gw ga bahagia karena dapet nilai bagus
(karena gw baru aja dapet nilai 24 untuk pelajaran Kimia :D)
Gw ga bahagia karena gw baru dibeliin HP baru,keyboard baru ataupun uang jajan tambahan
(karena gw harus maklum, ini sekarang masih bulan muda dan nyokap-bokap gw lagi pelit-pelitnya :D)
Gw ga bahagia karena gw bisa hang out sesuka gw
(karena gw lagi sibuk dan ga ada duit :D)
Tapi gw bahagia karena akhirnya gw bisa menikmati kesibukan gw,
kesibukan yang ga biasa dan gw rasa ini kesibukan yang selama ini gw cari-cari :D
Yap...
Gw dan beberapa temen-temen sekolah gw lagi sibuk-sibuknya latihan untuk persiapan Operet Animal Farm :)
Akhirnya tiba saatnya bagi gw dan 2 sohib gw di Teater ini (Nerisa dan Dona) mendapat apa yang selama ini kita impi-impikan, :)
Bermain peran dalam Animal Farm :D
Semua ini berawal dari suatu audisi panjang selama 1 minggu :)
Banyak anak-anak yang mengajukan diri untuk ikut audisi itu, hampir 1/2 SMA ikut serta..
Awalnya gw ga mau ikut sama sekali, karena gw tau audisi kayak gitu motong jam belajar di sekolah N nguras energi. Tetapi pendaftaran berikutnya.. Gw ikut, gw ga mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini gitu aja, ini saatnya gw mengolah bakat akting gw :D
Perjuangan, canda-tawa, nervous, kita jalani bersama.
Gw, Yuyud (yudis),Nene (nerisa) dan Dona(alias Frans :P).
Kita latihan dance bersama dan bernyanyi untuk audisi vocal.
Sampe akhirnya kita lihat di pengumuman akhir..
Di daftar Teater,
Nama kita ga tercantum.
Daftar vocal,
ga ada 4 nama itu
Daftar dance?
Gw ga mau liat, gw udah tau sejak audisi dance gw ngaco abis...
Jujur aja kita kecewa..
Tapi mau gimana lagi, akhirnya kita terima aja...
Waktu berjalan sebulan-dua bulan..
Hingga pada suatu hari, saat hari pertama masuk sekolah setelah libur UAN,
ada nama 13 anak yang di panggil Ibu Erijani, termasuk gw,nerisa,dona dan yudis
Kita berempat ngumpul dan ngobrol, kita mulai agak curiga, kayaknya yang di panggil itu anak-anak yang pernah ikut audisi Animal Farm, kita udah ngarep aja, tapi tetap stay cool di depan Bu Eri :D
Ternyata harapan kita ga sia-sia, kita ber13 diminta kesediaannya untuk menjadi pemain Ekstras dalam Animal Farm. Dari 13 hanya 7 yang bersedia, termasuk gw, Nerisa dan Dona. Yudis ga mau ikut karena jadwal latihan AF bentrok dengan jadwal lesnya.
Disinilah awal perjalanan kita sebagai pemain figuran Animal Farm.
Awalnya gw agak kecewa, gw jadi crew kostum yang sok sibuk yang cuma lewat di tarian opening aja,
begitu juga yang gw liat dari beberapa temen-temen Ekstras dari SMP dan SMA yang lainnya :|
Nerisa hampir ngundurin diri karena cuma jadi crew yang mengangkat kotak jerami..
Kita berusaha menghibur diri kita, kalau ini baru permulaan aja...
Ternyata benar! Walaupun kita cuma figuran, ternyata kita pemegang kunci sebagai penghidup suasana panggung, tanpa kita, dialog pemeran-pemeran utama terasa hambar :)
Gw dan temen-temen gw suka jadi figuran :D
Lumayan, gak banyak dialog, gak perlu susah-susah, bisa santai, dan lumayan eksist :D
Hari ini adalah hari keempat dari kesibukan gw dan gw sangat menikmati itu :D
Gw belajar banyak hal selama 4 hari ini
belajar rendah hati, berani mencoba dan mau menerimanya, berlajar berteater yang baik, menilai kekurangan dalam teater, bertemu teman-teman baru yang kebanyakan adalah anak-anak SMP :D, bertemu dengan 4 Sekawan dalam perjalanan pulang :D
Gw udah tau jiwa gw dimana sekarang,
jiwa gw di teater, akting, musik, film, cerita dan jadi crew :D
Tapi,, apapun kesibukan itu, gw merasa bangga kalau gw bisa menjalani dan menikmatinya :D
(This is "Fungi Soup" :P)
YEAP.... I'M COME BACK :o)
Finally, ada juga waktu luang 5 hari dalam minggu ini, untuk sedikit bersantai dan menyelesaikan tugas-tugas tambahan dari sekolah...
Oh ya, walaupun agak telat.. dari blog ini gw mau nyampein sukses buat kakak-kakak kelas 12 yang akan menghadapi Final Examnination 3 hari kedepan.. Semangat terus, study well and don't forget to pray :D
Balik lagi ke cerita yang mau gw kisahkan :)
Begini ceritanya...
Kemaren sore gw menikmati waktu luang gw, berdua dengan nyokap gw tersayang (^.^)
Sebenarnya, gw ga menrencanakan mau pergi sore sama nyokap gw, gw pengen pergi sendiri. Gw mau nukerin 2 kupon dan 2 tutup botol coca-cola warna kuning dengan 2 personal pan pizza meat lover secara gratis!!!!
Tapi setelah gw pikir-pikir, maruk amet gw ngabisin 2 pan pizza sendiri, jadi gw ngajak nyokap gw juga.
Singkat cerita, setelah nyampe di Pizza hut, sementara nyokap gw pergi ke alfa mart, gw langsung nukerin poin-poin itu dan mesen 2 minuman. 1 minuman kesukaan gw (Italian red soda) dan 1 minuman kesukaan nyokap gw (italian green soda).
Sambil nunggu pizza N nyokap gw dateng, gw nikmatin aja italian red gw. Walaupun gw sering mesen itu, rasanya ga ngebosenin :D *promosi dikit, hehe :)*.
Tak beberapa lama kemudian, nyokap gw dateng, ternyata nyokap gw ga nemuin apa yang mau dibeli di Alfa. Seperti biasa, nyokap gw mesen salad. Kebetulan sekali hari itu lagi ada promo, pemesanan salad bisa dapet 1 mangkuk sup dengan menambah harga sebesar Rp.4000. Lumayan juga dapet sop cuma 4 ribu.
Sambil menikmati sop jamur berdua, gw N nyokap gw ngobrol-ngobrol ringan.
Dalam percakapan itu intinya, nyokap gw ga ngijinin gw untuk terlalu sering pergi-pergi minggu ini. Walaupun minggu ini gw libur, tapi gw perlu waktu istirahat dirumah N waktu buat belajar. Gw yang biasanya kurang setuju, kali ini gw setuju aja, soalnya emang bener, gw butuh banget waktu istirahat dirumah, gw udah terlalu cape gara-gara aktivitas dan tugas-tugas sekolah yang cukup berat, selain itu gw juga lagi mau hemat duit gw karena pengeluaran gw udah banyak, pemasukan gw dikit, padahal akhir tahun ajaran gw mau belanja baju sama Twina, kalau pemasukan gw kurang entar duit gw kurang buat beli baju,hehe...
So, gw nerima masukan nyokap gw, karena gw tau, gw gak sepenuhnya dikekang dirumah, nyokap gw bukan tipe penjajah seperti itu :D
Lanjut ke cerita sebelumnya :D
Sumpeh sup jamurnya pas banget nemenin obrolan gw N nyokap gw, suasana jadi hangat karena sop jamur :)
Tak lama kemudian 2 personal pan pizza meat lover dateng
Walupun perut gw udah agak terisi dengan sop jamur, gw masih gak sabar mau menikmati menu utama yang lezat itu.
Karena merasa gak sanggup menelan banyak pizza, 1 pan pizza gw minta untuk dibungkus, lumayan jadi oleh-oleh buat orang-orang dirumah.
Setelah selesai menyantap pan pizza yang nan lezat itu, gw N nyokap sepakat buat cuci mata sebentar di Pamulang Square. Yah, walaupun tidak bisa disejajarkan dengan PIM, GI, Senci, SMS ataupun MOI, cuci mata di sana tidak akan menyebabkan katarak ataupun bintitan :P
Gw hunting sneaker disana, setelah mencari-cari akhirnya gw menemukannya, sneaker hitam dengan corak loves. Lucu sih, tapi gw gak sempet N gak berani nanya-nanya sama pemilik tokonya, karena ada nyokap gw, bisa-bisa gw diomelin karena mata gw jelalatan liat sepatu. Nyokap gw paling sebel kalau liat gw mulai gila shopping, beli bajulah, sepatu, celana, padahal gw udah punya banyak tapi gw gak ada puas-puasnya belanja :D
Jadi gw merencanakan mungkin minggu depan aja gw pergi kesana,sendiri ;o)
Di PamsQ gw pergi liat-liat ke Naughty sementara nyokap gw belanja ke Giant, mau beli susu ade gw. Setelah cukup lama berkeliling dan menimbang-nimbang mau beli apa, akhirnya gw beli juga sebuah jepitan berbentuk topi. Gw beli yang ukurannya kecil aja, karena gw belum terbiasa make yang ukuran sedang apalagi yang besar. Ternyata lucu juga setelah gw coba dirumah, gw berencana mau beli yang ukuran sedang kapan-kapan, lumayan buat hiasan kepala gw kalau hang out. Kalau yang ukuran besar...
Kayanya lebih cocok kalau gw pake kostum dari pada gw pake pas lagi hang out jadi gw beli kapan-kapan aja dah :D
Setelah membeli apa yang mau dibeli, gw N nyokap pulang buat istirahat sejenak, kemudian melakukan aktivitas masing-masing. Nyokap menikmati sinetron-sinetron gw menikmati PR kimia gw, ahaha... :D
Enak juga jalan-jalan ama nyokap ;o)

(Hurray!!!!!!!!!!!!!! Go Language Class!!!!)
Akhirnya...
Setelah mengalami sedikit gangguan kecil, gw berhasil masuk blog ini
yea...!!!
Anyway...
Seperti biasa gw mau share sebuah cerita di blog ini...
Hari ini, tepatnya siang hari ini adalah penentuan akhir dalam pemilihan jurusan untuk kelas 11...
Sebelumnya sudahh dilakukan pemilihan sebanyak 2X.
Dari pemilihan pertama sampe pemilihan akhir ini, pilihan gw tetep konsisten, gw tetep milih kelas bahasa :D
Jangan salah feelle, ini bukan pilihan yang mudah buat semua anak, termasuk gw.
Dari awal gw masuk SMA Santa Ursula, gw bener-bener udah mikirin,
"jurusan apa sih yang mau gw pilih???". Kira-kira untuk menentukan jawaban itu gw perlu waktu sekitar 3 minggu, setiap hari, kalau ada waktu luang, gw pake buat renungin pilihan gw.
Sumpah! Ternyata milih satu diantara dua itu susah. Pikiran gw dipenuhi 2 pilihan,
IPA atau IPB???
Gw udah berasa Mama Laurent waktu itu, gw membuat kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi kalau gw milih jurusan ini/itu.
Gw juga melihat apa sih cita-cita gw??
Sejak diajar oleh guru yang bikin gw semangat belajar bahasa Indonesia, Bu Wiwiek, gw terobsesi menjadi seorang penulis, walaupun karya tulis gw tuh gak seberapa dibanding banyak anak.
Itu cita-cita pertama gw,penulis...
Cita-cita kedua gw dulu adalah menjadi seorang ahli bioteknologi :0
Ih waw!! Mungkin buat sebagian anak ini cita-cita yang dinilai tinggi, aneh (a.k.a freak) dan berat :D
Gw suka banget belajar pelajaran IPA, apalagi biologi :D
Keren aja gitu, dengan transplantasi gen kita bisa ciptain makhluk-makhluk baru
Dan menurut gw IPA itu gampang (belagu banget! :P)
Mungkin sebagian anak mengerti apa maksud gw dan mungkin sebagian anak gak ngerti apa maksudnya dan malah menganggap gw udah agak gila kesarap-sarapan :P
tapi itu pendapat gw N ini blog gw,so suka-suka gw nulis apa aja *nyolot sendiri :D*
Cita-cita berikutnya adalah tour guide/traveller :D
Yap memang ada perbedaan antara tour guide dan treveller
jadi tour guide bisa menghasilkan duit sedangkan jadi traveller cenderung menghambur-hamburkan duit :D
Persamaannya, sama-sama jalan-jalan kebanyak tempat N dapet banyak pengalaman pastinya :D
Gw tertarik banget jadi tour guide, jadi seorang yang menjelaskan berbagai tempat wisata, senyum kebanyak orang, bisa kenal banyak orang N siapa tau bisa kenalan ama yang adem-adem gimana gitu, hahaha :D
Selanjutnya adalah psikolog :D
Gw tertarik banget jadi seorang psikolog,
semua bermula ketika gw jadi langganan tempat curhat oleh temen-temen gw N gw biasanya gak cuma sekedar dengeri, gw suka ngasih saran-saran N support. Gw seneng banget bisa ngeliat temen-temen gw mulai merasa ringan saat beban mereka sudah sedikit terangkat N gw suka banget saat-saat kita saling sharing cerita :D
Dari sekian cita-cita N minat gw diatas, gw renungin satu persatu
Penulis??
Udah gak diragukan lagi, gw emang mau banget, dari SD gw udah hobi nulis, walaupun cuma di dalam sebuah diary, sekarang berkembang jadi sebuah blog :D
Hobi N cita-cita yang satu ini gak bisa jadi pekerjaan utama gw dimasa depan, sekedar hobi aja, tapi gw tetep jalanin gak akan gw tinggalin :D
Ahli biotek??
Setelah gw renungin, gw gak memungkinkan jadi seorang ahli biotek...
Pikiran gw terlalu dipenuhi hal-hal imajinatif yang gak jelas, sedangkan jadi seorang ahli biotek juga diperluin pemikiran yang rasional, logis
Gw takut, nanti salah-salah gw malah menciptakan makhluk-makhluk mutan,ckck...
Untuk jadi ahli biotek gw harus ngambil jurusan IPa,ternyata gw ngalamin kesulitan di pelajaran IPA setelah masuk SMA..
Gw udah gak semahir dulu, otak gw terlalu cape buat ngitung-ngitung ditambah lagi semangat gw buat latihan-latihan soal sudah memudar...
Jadi gak memungkinkan gw masuk IPA
Tapi gw cinta IPA, gw belajar banyak hal di IPA, IPA itu gampang...
Selama 3 minggu gw mikirin mateng-mateng pilihan gw apa...
sampe akhirnya gw sadar kalau IPA bukan pilihan gw saat gw kesulitan dalam matematika, fisika N kimia...
Dan gw semakin diyakinkan setelah gw sering dapat nilai pas-pasan untuk MAFIA,ckck..
sumpeh, gw langsung banting haluan pilih bahasa :D
cita-cita gw udah jelas N cocok di bidang itu
gw bisa nguasain N ngikuti....
so, no doubt...
I chose language class :D
Saat ini gw lagi menikmati suasana malam yang dingin, lembab dan sunyi.
Sedikit cerita, gw baru aja pulang les EF, selama gw les 1½ jam Pamulang diguyur hujan deras. Pas gw pulang, jalanan jadi gelap dan sepi. Gw pulang sendiri naik motor, badan gw Cuma dibalut cardigan hitam tipis, gak heran gw merasa kedinginan sepanjang perjalanan, seperti saat ada dementor yang datang, dan jujur aja, sepanjang perjalanan, kadang-kadang bulu kuduk gw berdiri dan gw bergidik. Gw takut sendirian..
Gw mencoba untuk melupakan segala ketakutan gw, gw mengalihkan perhatian gw ke hal-hal yang lebih baik, sambil mengendarai motor dengan kecepatan 20 km/jam,gw mulai melamun dan lamunan itu masih berlangsung hingga sekarang, saat gw menulis blog ini :D
Gw memikirkan kembali saat-saat bahagian gw dengan sahabat gw Indira saat les di EF tadi. haha… lucu juga kalau mengingat hal-hal aneh yang sering gw lakukan dengan sohib gw yang satu ini. Gw punya banyak temen deket saat gw masih SMP dulu. Kita menghabiskan banyak waktu bersama, dengan berbagi cerita, humor, kegilaan, keluh-kesah, dan belajar bersama. Mereka adalah semangat hidup gw, dari dulu sampe sekarang. Mereka yang selalu bisa mengangkat gw dari lautan kesedihan gw, pereda emosi gw, patronus gw dari berbagai dementor. Tapi, sekarang kedekatan kita dibatasi ruang dan waktu. Gw udah beda sekolah sama mereka, sulit buat gw ketemu mereka lagi.
Jujur, gw merasa egois, menganggap temen-temen gw sebagai patronus gw.
Sekarang, gw merasa kekuatan patronus gw udah memudar, bahkan ada 1 patronus gw yang lenyap begitu aja dari kehidupan gw.
Seperti yang dikisahkan dalam Harry Potter, kekuatan patronus itu terbentuk dari ingatan kita akan pengalaman paling membahagiakan yang pernah kita alami,
Terkadang gw mencoba melakukan seperti yang dilakukan Harry saat mencoba mengeluarkan Patronusnya, ia memikirkan saat paling membahagiakan, yaitu berbicara dengan orang tuanya, padahal ia sendiri tidak tahu apakah ia pernah melakukannya atau tidak, karena orang tuanya sudah meninggal sejak ia masih kecil.
Gw mencoba menciptakan patronus itu. Tetapi, gw dan tokoh Harry memang berbeda, gw gak berhasil membentuk pelindung itu, malahan pada dementor semakin mendekati diri gw.
Sepertinya pemikiran ala Harry tidak cocok dengan keadaan diri gw.
Setelah beberapa lama mencari-cari kebahagiaan, gw baru sadar, kebahagiaan itu sebenarnya ada dimana-mana. Teman-teman baru gw, pengalaman baru yang gw alami dan ingatan gw akan masa lalu gw yang indah.
Kebahagiaan yang gw miliki, seperti sebuk peri Tinker bell yang ada disekeliling tubuh Peter Pan.
Tetapi untuk merasakan spektakuler, ajaib dan serunya terbang melintasi langit, gw harus memikirkan hal-hal yang membahagiakan juga.
Patronus dan serbuk peri adalah bentuk dari kebahagiaan.
Teman-teman kita, ingatan akan masa lalu yang membahagiakan, hobi kita, kegiatan kita, apapun yang dapat membuat kita merasakan kebahagiaan sejati,
coba kita lihat dan pikirkan ..
Dementor (sebagai bentuk kesedihan, kesuraman), masalah kita selalu ada disekeliling kita
Jangan memandang wajah-wajah dementor itu,
seperti yang terjadi pada Harry saat ia memandang dementor itu, semua kebahagiaannya terserap begitu saja hingga yang tersisa hanya teriakan kesedihan didalam pikirannya.
Jangan biarkan dementor menyita perhatianmu, alihkan segera tatapanmu dari dementor itu...
Sedikit cerita, gw baru aja pulang les EF, selama gw les 1½ jam Pamulang diguyur hujan deras. Pas gw pulang, jalanan jadi gelap dan sepi. Gw pulang sendiri naik motor, badan gw Cuma dibalut cardigan hitam tipis, gak heran gw merasa kedinginan sepanjang perjalanan, seperti saat ada dementor yang datang, dan jujur aja, sepanjang perjalanan, kadang-kadang bulu kuduk gw berdiri dan gw bergidik. Gw takut sendirian..
Gw mencoba untuk melupakan segala ketakutan gw, gw mengalihkan perhatian gw ke hal-hal yang lebih baik, sambil mengendarai motor dengan kecepatan 20 km/jam,gw mulai melamun dan lamunan itu masih berlangsung hingga sekarang, saat gw menulis blog ini :D
Gw memikirkan kembali saat-saat bahagian gw dengan sahabat gw Indira saat les di EF tadi. haha… lucu juga kalau mengingat hal-hal aneh yang sering gw lakukan dengan sohib gw yang satu ini. Gw punya banyak temen deket saat gw masih SMP dulu. Kita menghabiskan banyak waktu bersama, dengan berbagi cerita, humor, kegilaan, keluh-kesah, dan belajar bersama. Mereka adalah semangat hidup gw, dari dulu sampe sekarang. Mereka yang selalu bisa mengangkat gw dari lautan kesedihan gw, pereda emosi gw, patronus gw dari berbagai dementor. Tapi, sekarang kedekatan kita dibatasi ruang dan waktu. Gw udah beda sekolah sama mereka, sulit buat gw ketemu mereka lagi.
Jujur, gw merasa egois, menganggap temen-temen gw sebagai patronus gw.
Sekarang, gw merasa kekuatan patronus gw udah memudar, bahkan ada 1 patronus gw yang lenyap begitu aja dari kehidupan gw.
Seperti yang dikisahkan dalam Harry Potter, kekuatan patronus itu terbentuk dari ingatan kita akan pengalaman paling membahagiakan yang pernah kita alami,
Terkadang gw mencoba melakukan seperti yang dilakukan Harry saat mencoba mengeluarkan Patronusnya, ia memikirkan saat paling membahagiakan, yaitu berbicara dengan orang tuanya, padahal ia sendiri tidak tahu apakah ia pernah melakukannya atau tidak, karena orang tuanya sudah meninggal sejak ia masih kecil.
Gw mencoba menciptakan patronus itu. Tetapi, gw dan tokoh Harry memang berbeda, gw gak berhasil membentuk pelindung itu, malahan pada dementor semakin mendekati diri gw.
Sepertinya pemikiran ala Harry tidak cocok dengan keadaan diri gw.
Setelah beberapa lama mencari-cari kebahagiaan, gw baru sadar, kebahagiaan itu sebenarnya ada dimana-mana. Teman-teman baru gw, pengalaman baru yang gw alami dan ingatan gw akan masa lalu gw yang indah.
Kebahagiaan yang gw miliki, seperti sebuk peri Tinker bell yang ada disekeliling tubuh Peter Pan.
Tetapi untuk merasakan spektakuler, ajaib dan serunya terbang melintasi langit, gw harus memikirkan hal-hal yang membahagiakan juga.
Patronus dan serbuk peri adalah bentuk dari kebahagiaan.
Teman-teman kita, ingatan akan masa lalu yang membahagiakan, hobi kita, kegiatan kita, apapun yang dapat membuat kita merasakan kebahagiaan sejati,
coba kita lihat dan pikirkan ..
Dementor (sebagai bentuk kesedihan, kesuraman), masalah kita selalu ada disekeliling kita
Jangan memandang wajah-wajah dementor itu,
seperti yang terjadi pada Harry saat ia memandang dementor itu, semua kebahagiaannya terserap begitu saja hingga yang tersisa hanya teriakan kesedihan didalam pikirannya.
Jangan biarkan dementor menyita perhatianmu, alihkan segera tatapanmu dari dementor itu...
Subscribe to:
Posts (Atom)





- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact